Minggu, 10 Juni 2012


NAMA : RINA UNTARI
NIM : A. 310110168
KELAS : 2C


Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan, Volume 31, Nomor 2, Desember 2003, Halaman 133.

Memelihara Tradisi Membaca Bahasa Daerah
Ajip rosidi
Abstrak :

Tradisi membaca bahasa (dan sastra) daerah dewasa ini semakin luntur. Penyebabnya, antara lain, pemerintah (pusat dan daerah) kurang profesional melakukan upaya pembinaan, salah satunya dalam hal penyediaan buku (terbitan) bacaan bahasa (dan sastra) daerah. Upaya yang harus dilakukan agar tradisi membaca bahasa (dan sastra) daerah terpelihara dengan baik adalah dengan menggugah para pemilik modal untuk menyadari bahwa bidang penerbitan buku merupakan lahan bisnis yang cukup menjanjikan.
Kata kunci : tradisi membaca, bahasa daerah, pembinaan, penerbitan buku.


Reproduksi Bacaan :


Seiring perkembangan zaman yang semakin modern, tradisi membaca di kalangan masyarakat semakin luntur, terutama membaca bahasa dan sastra daerah. Hal ini disebabkan oleh bebrapa faktor yang salah satunya yaitu sikap pemerintah (baik pusat maupun daerah) yang kurang profesional dalam menyikapi permasalahan yang ada. Ini dapat dilihat dari penyediaan buku tentang bahasa dan sastra daerah yang masih sangat minim. Salah satu solusi yang ditawarkan yakni dengan cara meyakinkan para pemilik modal bahwa bidang penerbitan adalah lahan bisnis yang cukup menjanjikan.

Dari abstrak di atas sangat terlihat bahwa pemerintah kurang tanggap terhadap lunturnya budaya yang ada dalam negeri, terutama dalam bidang bahasa dan sastra daerah. Pemerintah seharusnya mampu mengupayakan cara agar masyarakat tetap cinta terhadap bahasa dan sastra daerah. Selain solusi di atas, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengadakan sosialisasi ke dinas pendidikan dan sekolah-sekolah agar pelajaran bahasa dan sastra daerah tetap diberikan terhadap peserta didik. Tidak hanya itu, peran serta orang tua juga sangat diperlukan. Orang tua diharapkan memfasilitasi dalam artian bersedia membelikan anaknya buku bacaan yang berbahasa daerah. Tradisi membaca bahasa dan sastra haruslah dipelihara supaya generasi muda tetap menjunjung dan menghargai kebudayaan yang dimiliki Indonesia. Kata kunci : tradisi membaca, bahasa daerah, pembinaan, penerbitan buku.